Cara Untuk Mengecek Kondisi Kesehatan Keuangan

Cara Untuk Mengecek Kondisi Kesehatan Keuangan

Seseorang dikatakan sehat secara finansial pada umumnya sudah mengetahui kondisi utang dan asetnya. Berikut adalah cara untuk mengecek kondisi kesehatan keuangan Anda.

Pernahkah Anda merasa bahwa gaji bulanan yg besar tidak akan pernah cukup untuk memenuhi semua kebutuhan perbulannya? Jika Anda bekerja lebih dari 5 tahun tetapi hingga sekarang ini tidak mempunyai tabungan pribadi sama sekali, maka bisa dibilang kondisi keuangan Anda sangat memprihatinkan.

Saat ini untuk memahami suatu kondisi finansial keuangan sedang dalam keadaan sehat atau tidak sehatnya maka Anda harus segera melakukan tindakan financial check up sama halnya dengan medical check up yaitu mengecek kesehatan seluruh tubuh Anda. Fungsi dari financial check up tersebut tidak beda jauh dengan medical check up yaitu untuk mengawasi, menjaga serta mengontrol kondisi keuangan kita supaya dalam keadaan sehat.

financial check up

Situasi keuangan dengan kondisi sehat akan memungkinkan uang dapat dikelola dengan bijak sehingga bisa dengan mudah dialokasikan ke hal-hal yang bisa menguntungkan seperti halnya tabungan, investasi, deposito, dan lain lainnya. Untuk dapat melakukan pengecekan kondisi kesehatan keuangan tidak perlu Anda sampai menyewa jasa dari seseorang yang profesional didalam bidang keuangan
Anda dapat menghitung sendiri serta menganalisis kondisi keuangan tersebut. Berikut ini merupakan cara yang cepat untuk dapat mengukur kondisi kesehatan keuangan Anda.

1. Rasio Utang Konsumtif
Utang konsumtif adalah pinjaman kredit yang sedang dipergunakan untuk keperluan yang bersifat konsumtif, seperti kredit tanpa anggunan, cicilan produk-produk elektronik, angsuran kartu kredit, dan lain lainnya. Anda pasti mempunyai sejumlah utang konsumtif yang wajib dilunasi.
Nah, untuk dapat mengukur kondisi keuangan Anda sehat atau tidaknya bisa dilihat dari rasio utang konsumtif. Rasio ini menampilkan suatu perbandingan antara total pendapatan per bulan dengan total utang konsumtif yang Anda punya. Tolak ukur untuk nilai rasio utang konsumtif yang sehat adalah 0%.

Rasio Utang Konsumtif

Yang artinya, Anda jangan sampai mempunyai utang untuk membeli barang barang konsumtif. Semakin kecil nilai rasio yang didapat itu menunjukkan bahwa kondisi keuangan Anda semakin sehat. Anggapannya adalah semakin kecil utang konsumtif, maka semakin sehat pula kondisi keuangan Anda.

Dalam pelaksanaannya, hal ini sangat susah sekali diterapkan, tapi jika Anda tertib dan disiplin dalam membendung hasrat keinginan dalam berbelanja dengan menggunakan kartu kredit , maka Anda pun akan dapat menjaga keseimbangan kesehatan keuangan. Usahakan dalam membeli barang barang yang bersifat konsumtif dengan uang tunai, itu pun jika dibutuhkan saja. Jangan memaksakan kehendak jika keungan sedang tidak mencukupi.
Cara menjumlahkan nya : (Total Hutang Konsumtif) : (Total Pendapatan Bulanan)

Baca Juga : Rumus Rasio Hutang da Pengertian Rasio Hutang (Debt Rasio)

2. Rasio Cicilan
Jika Anda mempunyai angsuran KPR, angsuran leasing kendaraan dan kredit lainnya perikasalah kondisi kesehatan keuangan Anda dengan menerapkan rasio cicilan. Rasio cicilan ini akan menghitung perbandingan antara total cicilan (angsuran) bulanan dengan total pendapatan (gaji) bulanan.

Rasio Cicilan
Standar toleransi rasio cicilan ini yaitu maksimumnya 30% jangan lebih. Jika rasio cicilan Anda lebih kecil dari 30%itu artinya kondisi keuangan Anda termasuk dalam golongan sehat. Namun sebaliknya jika rasio cicilan Anda yang diperoleh lebih besar dari 30%, itu artinya kondisi keuangan Anda tidaklah sehat. Segera periksa jika tidak sehat.
Cara menghitungnya: (Total Cicilan “angsuran” Bulanan) : (Total Pendapatan Tetap “GAJI’ Bulanan) X 100%

Baca Juga : 5 Poin Medical Check Up Keuangan

3. Rasio Dana Darurat
Alat pengukur berikutnya adalah rasio dana darurat, rasio ini akan menjadi pembanding antara total aset likuid dengan total biaya bulanan tetap. Aset liquid yaitu merupakan kekayaan yang dapat diuangkan dengan cepat, seperti uang tunai, cek, tabungan, deposito, giro, dan reksa dana.
Sedangkan untuk total biaya bulanan tetap adalah keseluruhan untuk pengeluaran yang sifatnya rutin, contohnya seperti biaya telepon, listrik, konsumsi untuk makan sehari-hari, biaya transportasi, dan biaya lainnya yang bersifat tetap dan konsisten. Nilai toleransi rasio ini akan dibedakan antara pribadi (lajang) dengan yang sudah berkeluarga, di mana untuk yang status lajang yaitu 6, sedangkan untuk yang sudah berkeluarga adalah 12.

Rasio Dana Darurat

Nilai toleransi tersebut dibedakan karena untuk setiap kebutuhan pribadi dengan kebutuhan keluarga jelas sangat jauh berbeda. Jika pribadi (lajang) ukuran untuk nilai toleransi 6 artinya bahwa aset likuid yang dimiliki akan sanggup untuk membiayai hidup selama kurun waktu 6 bulan.
Untuk yang sudah berkeluarga nilai toleransinya adalah 12, itu berarti bahwa aset likuid yang dipunya mampu dialokasikan untuk membiayai kehidupan keluarga selama kurang lebih 12 bulan. Semakin besar nilai rasio dana darurat yang dihasilkan ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatan keuangan semakin baik.
Cara menghitungnya: (Total Aset Likuid) : (Total Biaya Tetap Bulanan)

4. Rasio Biaya Terhadap Pendapatan
Rasio biaya terhadap pendapatan ini akan sangat mencerminkan gaya hidup Anda sehari-harinya termasuk pada pengalokasian dana yang dipunya. Rasio biaya terhadap pendapatan adalah merupakan tolak ukur suatu kesehatan finansial keuangan Anda yang membandingkan antara total biaya tetap bulanan dengan total pendapatan tetap “GAJI” bulanan.

Rasio Biaya Terhadap Pendapatan
Standar dari nilai rasio ini yaitu lebih kecil dari 1, maka jika nilai rasio biaya terhadap pendapatan Anda nilainya kurang dari 1 maka kondisi keuangan Anda sehat. Sebaliknya juga, jika rasio biaya terhadap pendapatan Anda sama dengan 1 atau bahkan lebih besar dari nilai 1, maka kondisi keuangan Anda dalam keadaan tidak sehat.
Cara menghitungnya: (Total Biaya Tetap Bulanan : Total Pendapatan Tetap “GAJI” Bulanan)

Kondisi keuangan finansial yang sehat adalah yang menunjukan bahwa seluruh total pengeluaran Anda jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan total pendapatan yang dipunya. Jadi bagaimanakah saat ini kondisi keuangan Anda sekarang? Mari segera periksa disini untuk melihat total tunggakan pokok, tunggakan bung beserta denda yang ada di kartu kredit atau KTA…. Jadilah Bijak dan smart.

 

Berapakah Gaji Anda Sekarang? Ini Rasio Kredit yang Dapat Diajukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *