Hal Yang Sering Ditanyakan Oleh Analis Bank Saat Verifikasi Melalui Telepon

Perihal Yang Sering Ditanyakan Oleh Analis Bank Saat Verifikasi Melalui Telepon

Apakah kalian sudah pernah mengajukan kartu kredit, sudah tentu anda harus memahami prosesdur dan tata cara dalam pengajuan kartu kredit Untuk detailnya, apa saja tahapan dalam pengajuan kartu kredit , diantaranya adalah

1. Mengisi formulir
Setiap bank penerbit kartu kredit pasti mempunyai formulir untuk pengajuan kartu kredit tersebut, kamu ingin mengajukan penbuatan kartu kedit sudah pasti kamu akan diminta untuk mengisi aplikasi atau formulir pembuatan kartu kredit.

Mengisi Formulir

Formulir kartu kredit biasanya wajib diisi dengan tulisan tangan serta wajib dibubuhi tanda tangan si pemohon setelah itu diberikan kepada bank penerbit untuk diproses selanjutnya. Tetapi karena zaman sudah berkembang dan memasuki dunia serba digital maka untuk pengajuan kartu kredit bisa menggunakan media online. Formulirnya dapat diisi secara online tanpa dibubuhkan tanda tangan asli. Data tersebut langsung dikirim ke bank penerbit secara online tanpa memerlukan pengiriman pos. Tetapi tidak semua bank penerbit kartu kredit sudah support seperti ini, ada beberapa bank yang belum siap secara online.

Baca Juga : 3 Hal Salah dan Benar Dalam Membayar Setiap Tagihan Kartu Kredit

2. Melampirkan dokumen pendukung

Selain mengisi formulir secara online , ada beberapa dokumen pendukung yang harus dilampirkan. Dokumen pendukung ini adalah sebagai bukti untuk informasi yang sudah diisi di formulir online tersebut. Dokumen pendukung yang wajib dilampirkan tergantung profesi si pemohon.

Untuk lebih detailnya, dokumen pendukung yang wajib dilampirkan saat mengajukan kartu kredit adalah :

Dokumen Pendukung

3. Verifikasi berkas

Setelah formulir dan semua dokumen pendukung sudah dilengkapi, maka segera serahkan kepada pihak bank penerbit. Ada beberapa metode dalam menyerahkan formulir beserta dokumen pendukung yaitu :

  • Langsung
    Kamu dapat langsung datang ke bank dan menemui customer service kemudian serahkan formulir dan dokumen pendukungnya. Dokumen pendukung yang wajib diserahkan secara langsung seperti copy KTP dan copy NPWP sementara formulir dan slip gaji wajib asli.
  • Sales kartu kredit
    Ini sama halnya dengan datang langsung ke pihak bank untuk memberikan dokumen dokumen pedukung yang wajib diberikan, hanya saja kali ini menggunakan pihak ketiga yaitu sales kartu kredit, bisa jadi si sales kartu kredit ini datang langsung ke kantor atau rumah untuk mengambil dokumen pendukung yang diperlukan. Atau bisa dikirimkan dalam bentuk softfile melalui email.
  • Email
    Seperti halnya yang sudah dibahas dipoint b , dokumen pendukung tadi dibuat dalam format softcopy dan kemudaian dikirimkan melalui email ke bank penerbit kartu kredit yang bersangkutan. Banyak bank yang sudah menerapkan system ini.   Dokumen pendukung seperti Formulir , KTP/KITAS/PASPOR, NPWP dan Slip Gaji bisa disatukan untuk discan lalu disimpan dalam format jpeg ataupun pdf, kemudian dikirimkan melalui email ke bank yang dituju.
  • Online
    Banyak bank yang sudah menerapkan system secara online untuk pengajuan kartu kredit. Pihak bank menyediakan website serta halaman khusus untuk pengisian formulir diwebsite tersebut. Dimana calon nasabah dapat langsung mengupload dokumen pendukungnya dan mengisi data data mandatory yang diperlukan. Cara ini mengharuskan dokumen pendukung yang diperlukan dalam bentuk jpeg ataupun pdf supaya dapat diunggah ke system pengajuan kartu kredit secara online.

Baca Juga : Cara Membayar Cicilan Kartu Kredit

4. Verifikasi oleh analis bank melalui telepon

Segera setelah semua dokumen pendukung beserta formulir untuk pengajuan kartu kredit telah diterima oleh pihak bank, maka oleh analis bank akan diproses. Proses seleksi ini memakan waktu sampai 1 s.d 2 minggu. Jadi harus sabar ya.

Dokumen yang lolos seleksi biasanya akan langsung ketahap berikutnya yaitu verifikasi telepon oleh pihak analis bank. Verifikasi ini sifatnya hanya memvalidasi data yang sudah diisi oleh calon nasabah. Pastikan kamu konsentrasi yak arena analis bank ini biasanya akan menanyakan dengan cepat dan akurat. Kalau tidak sesuai dengan jawaban maka ya bisa jadi di tolak saat itu juga.

Kemudian, hal apa sajakah yang sering ditanyakan oleh analis bank saat proses verifikasi telepon?

Nah saat anda sudah memasukkan dokumen dokumen pelengkapnya, selama kurang lebih 1 s.d 2 minggu anda wajib standby jika analis bank menelepon. Kalau sampai 2 kali telepon dari analis bank tersebut tidak diangkat biasanya pengajuan kartu kredit anda akan ditolak. Tentunya hal seperti ini tidak mau terjadi bukan, jadi walaupun anda dikantor pastikan HP anda selalu bergetar dan siap untuk diangkat

Verifikasi oleh analis bank melalui telepon

Jika dari pihak analis bank menelepon, biasanya ini yang sering ditanyakan :

  1. Apakah benar anda sendiri ang mengajukan pengajuan kartu kredit
  2. Apakah anda sendiri yang telah menandatangani formulir kartu kredit (jika manual isinya)
  3. Nama lengkap (detail) diri sendiri
  4. Nama dari ibu kandung
  5. Tempat dan tanggal lahir
  6. Nama perusahaan tempat anda bekerja (khusus karyawan)
  7. Status pekerjaan saat ini
  8. Berapa penghasilan/gaji per bulan
  9. Nama saudara yang tidak serumah
  10. Hubungannya dengan saudara yang tidak serumah
  11. Rekening payroll (rekening bank untuk menerima gaji setiap bulannya, bila sama dengan bank yang diajukan, maka analis bank akan menanyakan no rekeningnya)
  12. Terakhir, konfirmasi jenis kartu kredit apa yang dibutuhkan

Semua pertanyaan tersebut diatas akan ditanyakan secara cepat oleh analis bank, jadi pastikan anda untuk berkonsentrasi dan sebelumnya siapkan data terlebih dahulu supaya lancer bagi yang tidak hapal, contohnya nomor rekening bank.

5 Manfaat Kartu Kredit Bagi Nasabah Yang Perlu Diketahui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *