Investasi Properti atau Reksadana atau Emas Atau Saham

Investasi Properti atau Reksadana atau Emas Atau Saham

Bagi seorang yang mempunyai uang berlebih ketika hendak berinvestasi terkadang dibuat bingung dengan banyaknya jenis investasi yang ada. Mau berinvestasi saham ataukah emas ataukah reksadana atau properti. Apapun investasinya akan sangat menguntungkan. Setiap jenis investasi mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu anda ketahui sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Sebuah kata-kata bijak mengatakan bahwa rajin pangkal pandai dan menabung atau hemat pangkal kaya. Jika anda ingin kaya maka cukuplah dengan berhemat atau menabung. Berdasarkan riset menunjukkan salah satu ciri gaya hidup para miliarder dunia adalah bersikap hemat dan suka menabung. Dalam arti mereka tidak suka hidup konsumtif, berlaku boros dan berfoya-foya. Menabung adalah salah satu kebiasaan baik yang harus dilakukan sejak dini untuk melatih kemampuan manajemen keuangan yang baik.

manajemen keuangan yang baik

Badan Pusat Statistik memberikan data yang akurat bahwa rata-rata laju inflasi di tanah air per tahun dikisaran 7 persen sampai 8 persen. Dengan demikian berarti harga-harga barang di tanah air setiap tahun mengalami lonjakan kenaikan harga sebesar 7 persen hingga 8 persen. Dikaitkan dengan tabungan yang anda miliki saat ini bagaimana? Tentu saja apabila anda menyimpan uang tabungan di dalam celengan maka angka pertumbuhan nol persen.

Sekarang jika anda menyimpan uang tabungan di bank maka pertumbuhan uang sebesar 2 persen sampai 4 persen. Dan selanjutnya apabila uang tabungan disimpan dalam bentuk deposito di bank maka pertumbuhan uang pertahun sebesar 4 persen sampai 6 persen. Tentu kenaikan laju inflasi yang lebih tinggi membuat tabungan anda semakin menyusut baik dalam bentuk simpanan celengan, tabungan dan deposito. Yang membuat anda kian miskin bukannya tambah kaya. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah instrumen investasi yang keuntungannya pertahun bisa melebihi tingkat inflasi.

Investasi Properti atau Reksadana atau Emas Atau Saham

Investasi menjadi incaran para investor untuk mengembangkan uang mereka jadi lebih besar dan mampu mengalahkan kenaikan tingkat inflasi. Pada dasarnya investasi juga menabung. Namun menabung yang lebih pintar. Dimana keuntungan dari menabung tersebut dapat melebihi kenaikan laju inflasi. Ada berbagai jenis investasi yang sudah dikenal di masyarakat luas yang bersifat jangka panjang. Seperti investasi reksadana, saham, perak, emas, properti dan jenis investasi lainnya. Lalu jenis investasi terbaik yang harus dipilih? Apakah investasi properti atau reksadana atau emas atau saham.

Investasi Saham

Perlu diketahui bersama, setiap jenis investasi yang anda pilih mempunyai tingkat resiko kerugian yang berbeda. Semakin tinggi tingkat resiko maka semakin besar keuntungan. Dan sebaliknya semakin rendah tingkat resiko kerugian maka semakin rendah keuntungan. Berdasarkan pengalaman dan data faktual di lapangan bahwa jenis investasi yang mampu mengalahkan laju inflasi ada banyak. Salah satunya adalah saham. Berada di urutan kedua ditempati oleh investasi properti dan emas.

Investasi saham mempunyai tingkat laju keuntungan yang bisa melebihi laju inflasi. Sehingga saham merupakan salah satu permainan orang kaya di dunia. Namun tidak semua saham menguntungkan. Anda harus selektif dalam memilih saham yang bagus kinerjanya. Salah satu contohnya saham Astra International dan Bank BCA yang mempunyai segi fundamental yang sehat dan kinerja sangat baik. Yang keuntungan saham tersebut per tahun sebesar 30 persen.

Memilih jenis emas

Untuk investasi emas atau logam mulia saat ini masih menguntungkan dan tengah populer di masyarakat. Apalagi harga emas yang mengalami kenaikan sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir ini. Investasi logam mulia emas akan selalu menguntungkan mengingat harga emas yang cenderung naik dan stabil. Di masa harga emas naik maka saat itulah anda bisa menjual emas untuk memperoleh marjin keuntungan.

Baca Juga : Tips Investasi Emas Syariah Yang Menguntungkan Di Pegadaian

Sedangkan untuk investasi reksadana menyerupai investasi dalam bentuk saham. Ada berbagai jenis reksadana. Seperti reksadana saham, reksadana valas, reksadana pasar uang, reksadana campuran, dll. Adapun reksadana saham sama seperti investasi saham yang keuntungannya mampu melebihi laju inflasi. Untuk memulai investasi reksadana dapat dimulai dengan modal kecil sekitar Rp 100 ribu yang dikelola oleh manajer investasi terpercaya.

Investasi properti

Selanjutnya investasi yang mampu melebihi tingkat laju inflasi adalah investasi properti. Anda bisa memulai investasi properti di daerah yang sedang berkembang. Contohnya di daerah Serpong Bekasi. Dengan harga tanah dan rumah yang masih murah maka dalam beberapa tahun ke depan harga properti di daerah tersebut akan mengalami kenaikan yang sangat tinggi.

Demikianlah beberapa jenis investasi yang menguntungkan. Semoga anda bisa memilih jenis investasi yang tepat bagi sobat sesuai pengetahuan dan modal yang anda miliki saat ini. Apakah investasi properti atau reksadana atau emas atau saham? Semua terserah anda.

Daftar Investasi Terbaik Yang Menguntungkan 2018

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *