Kelebihan SLIK Daripada BI Checking

Score-Credit

Saat ini SLIK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan dinilai memiliki banyak kelebihan daripada SID atau BI Checking yang sudah dikelola oleh Bank Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK , Bapak Muliaman D. Hadad pun mengatakan, dengan banyaknya jumlah peserta SLIK daripada BI Checking (SID), maka dari segi data dampaknya amat sangat luar biasa besar. Karena saat ini yang diwajibkan menjadi peserta bukan hanya dari pihak perbankan saja, tapi perusahaan jasa keuangan , perusahaan pembiayaan, Pemberi pinjaman peer-to-peer (P2P) , perusahaan multifinance, pegadaian dan sampai ke perusahaan modal ventura.Peralihan dari SID ke SLIK, Proses Kredit Tetap Sama

Data didalam SLIK akan lebih detail daripada SID yaitu dengan menambahkan data utilitas lainnya contohnya seperti, transaksi tagihan listrik maupun air, pada intinya SLIK memiliki jangkauan yang cukup luas.

Adapun, sepanjang penjalanan SLIK diresmikan sudah sekitar 2000 lebih perusahaan lembaga keuangan yang sudah mendaftarkan ke OJK.

Sistem Layanan Informasi Keuangan [SLIK]

Bapak Muliaman pun mengatakan, bahwa sampai sekarang OJK sedang terus mengembangkan SLIK untuk teknologi informasinya. Harapan besarnya adalah informasi data yang telah diberikan perusahaan lembaga keuangan akan lebih terintegrasi yang dapat dimanfaatkan oleh OJK sebagai pengawas lembaga keuangan, Bank Indonesia dan juga instansi lainnya.

Data yang sudah terintegrasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh LPIP swasta atau biro kredit swasta. Dengan memanfaatkan teknologi yang uptodate ini diharapkan akan lebih baik kedepannya.

Salah satu kunci SLIK adalah jangkauan yang cukup luas dan kapasitas yang besar.

Perbankan : Peralihan dari SID ke SLIK, Proses Kredit Tetap Sama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *