Mau Mengajukan KPR Tapi Masih Blacklist di SLIK, Bagaimana?

Mau Mengajukan KPR Tapi Masih Blacklist di SLIK

Pihak keluarga (istri dan anak) dirumah pasti gembira mendengar kabar bahwa Down Payment (DP) untuk KPR sudah terkumpul, saatnya sekarang untuk mewujudkan rumah idaman keluarga kecil milik sendiri tanpa harus kontrak lagi.

Tapi ada sedikit keraguan untuk permohonan KPR akan ditolak pihak bank, karena Anda beberapa kali sering menunggak cicilan untuk pinjaman yang ada di bank saat ini untuk keperluan modal usaha. Demikian juga sang istri yang mempunyai sejumlah kartu kredit yang pembayaran cicilannya tidak full payment bahkan sering lewat bulan untuk pembayaran kartu kreditnya. Wajar bila anda dan istri menjadi khawatir jika pengajuan KPR anda ditolak bank karena masih di blacklist SLIK, sementara kebutuhan rumah sendiri atau KPR begitu dibutuhkan untuk keluarga kecil anda, lalu harus bagaimana dong ?

Mau Mengajukan KPR Tapi Masih Blacklist di SLIK, Bagaimana

Kunjungi cabang OJK Terdekat

Jika memang merasa tidak yakin untuk pengajuan KPR yang mau diambil, maka ada baiknya anda mengunjungi cabang OJK terdekat dikota anda untuk mengecek  SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) terlebih dahulu. Bawalah dokumen yang dibutuhkan seperti fotokopi identitas diri dan NPWP jangan lupa bawa juga yang aslinya ya. Jam operasionalnya biasanya seperti hari kerja biasa. Atau jika anda tidak mau ambil pusing karena tidak cukup waktu ke OJK bisa menggunakan jasa kami disini

Bila Ternyata memang Blacklist?
Dan ternyata hasilnya memang seperti kekhawatiran anda, maka ada baiknya anda segera menghubungi bank penerbit untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara berdiskusi dengan pihak bank dan mencari solusi untuk permasalahan blacklist SLIK anda.

Perlu diketahui 5 peringkat atau kualitas kredit yang diberikan oleh Bank yaitu :

  1. Kolektibilitas 1 / Status Lancar
    Status lancar diberikan oleh bank saat anda membayar cicilan secara tepat waktu. Jika anda dalam peringkat ini seharusnya berarti kualitas kredit anda tidak ada masalah dan pengajuan KPR anda kemungkinan disetujui.
  2. Kolektibilitas 2 / Status Dalam Perhatian Khusus (DPK)
    Apabila anda mempunyai tunggakan sampai dengan batas waktu 90 hari belum dibayarkan, maka penyelesainnya dengan cara membayar pinjaman kredit sejumlah yang belum anda bayarkan ke pihak bank. Jika anda dapat menyelesaikan hal tersebut, maka anda mempunyai jangka waktu 3 bulan sebelum kualitas kredit anda naik menjadi kolektibilitas 1
  3. Kolektibilitas 3 / Status Kurang Lancar
    Kualitas kredit ini disebabkan anda menunggak pembayaran angsuran kredit sampai 120 hari. Cara untuk menyelesaikannya yaitu dengan cara membayar sejumlah tunggakan yang diminta oleh pihak bank, dan selanjutnya pihak bank akan memproses dan melaporkan ke OJK supaya bersih pada laporan SLIK berikutnya. Anda hanya butuh 4 bulan sampai kualitas kredit anda menjadi kolektibilitas 1.
  4. Kolektibilitas 4 / Status Diragukan
    Pihak bank akan memberikan peringkat ini (kolektibilitas 4) jika anda mempunyai tunggakan sampai 180 hari. Cara penyelesainnya adalah dengan membayar tunggakan dengan jumlah yang diminta oleh pihak bank, dan proses selanjutnya bank akan melaporkan anda ke OJK menjadi bersih pada laporan SLIK berikutnya. Anda hanya butuh 6 bulan atau lebih sehingga kualitas kredit anda menjadi lancar kembali (kolektibilitas 1)
  5. Kolektibilitas 5 / Status Macet
    Jika tunggakan pinjaman kredit anda berumur lebih dari 6 bulan atau lebih dari 180 hari, maka kualitas kredit anda sudah dapat dikategorikan macet dan ini tercatat menjadi kolektibilitas 5 di laporan SLIK. Yang anda wajib lakukan yaitu segera datangi pihak bank terkait untuk dapat dapat menyelesaikan tunggakan pinjaman kredit anda yang macet. Dan untuk selanjutnya anda tinggal tunggu sekitar 6 bulan lebih agar kualitas kredit anda di laporan SLIK menjadi lancar kembali dan kembali menjadi kolektibilitas 1.

This slideshow requires JavaScript.

 

Selesaikan Dengan Cara Baik-baik
Anda bisa sangat khawatir dan bisa menjadi marah-marah jika reputasi kredit anda jelek disebabkan hal yang sepele contohnya telat dalam pembayaran tagihan kartu kredit atau mungkin anda lupa karena padatnya kesibukan kegiatan pekerjaan dikantor. Namun meskipun anda kesal tetap saja masalah tidak dapat diselesaikan maka anda perlu sikap yang tenang agar tidak menciptakan satu masalah yang datang. Anda dapat mendatangi pihak bank terkait dan bicarakan dengan baik baik. Pastikanlah masalah anda selesai sampai tuntas, sehingga pihak bank terkait memberikan laporan SLIK ke OJK dengan benar dan tidak ada masalah lagi.

Baca juga : Pelaku Usaha Menilai Kebijakan BI Checking Menghambat Target Sejuta Rumah

Cek Lagi
Ketika pihak Bank terkait telah mengkonfirmasi bahwa mereka sudah ‘membersihkan’ nama anda di laporan SLIK, maka anda dapat berkunjung kembali ke bank tersebut untuk memastikan laporan SLIK tersebut sudah bersih. Jika memang sudah bersih maka anda dapat memulainya untuk mengajukan pinjaman KPR ke pihak bank agar dapat diproses KPR anda. Ada baiknya anda cek SLIK selama 6 bulan sekali untuk memastikan hal-hal yang tidak diinginkan.

Jagalah Reputasi Kredit
Jagalah hati jangan kau nodai , jagalah SLIK jangan kau kotori. ketika anda telah menjadi debitur, maka usahakanlah rekam jejak reputasi kredit anda tetap bersih. Bayarlah angsuran pinjaman sesuai waktu yang telah ditentukan, jika perlu gunakanlah fasilitas auto debet supaya dapat memotong secara otomatis di rekening gaji (payroll) di setiap bulannya agar anda terhindar dari keterlambatan pembayaran angsuran kredit KPR.

Demikianlah langkah-langkah yang dapat anda terapkan jika anda mengalami blacklist di SLIK. Kami tidak menyarankan anda menyelesaikan permasalahan ini dengan cara gali lubang tutup lubang. Selesaikanlah masalah dengan jujur, tidak ambil jalan pintas , jangan gunakan pihak ketiga selesaikanlah sendiri lebih utama. Sehingga dalam proses pengajuan KPR bisa berjalan dengan lancar dan tentunya anda menjadi tenang.

Baca ini Dijamin Punya Rumah , Mau Banget Punya Rumah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *