Pembahasan Lengkap Tentang Kolektibilitas Kartu Kredit Menurut Bank Indonesia

Kredit merupakan penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan kesepakatan atau persetujuan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.

Calon nasabah atau calon debitur atau calon peminjam yang akan mengajukan kredit kepada pihak bank, terlebih dahulu wajib melampirkan syarat-syarat yang sudah ditentukan oleh bank. Selanjutanya pihak bank akan melakukan survey tempat usaha (untuk wiraswasta) dan juga tempat tinggal terhadap calon debitur supaya dapat mengetahui lebih rinci tentang kondisi calon debitur tersebut. Apabila hasil dari survey terhadap calon nasabah sudah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak bank, maka calon debitur tersebut layak untuk diberikan pinjaman/kredit oleh bank dan menjadi nasabah/debitur.

Sebelum pinjaman kredit tersebut diberikan kepada nasabah/peminjam, kedua belah pihak tersebut (debitur dan pihak bank) terlebih dahulu melakukan perjanjian kredit atau akad kredit yang wajib disepakati oleh kedua belah pihak, dimana isi dari perjanjian tersebut biasanya secara garis besar memuat jumlah angsuran kredit, jangka waktu kredit, bunga kredit, pinalty, denda keterlambatan, hak dan kewajiban kedua belah pihak serta hal-hal yang akan timbul apabila debitur lalai/tidak mematuhi perjanjian kredit. Apabila perjanjian kredit telah disetujui dan disepakati oleh kedua belah pihak, maka pihak bank dapat memberikan pinjaman kepada debitur/peminjam.

Kolektibilitas kartu kredit merupakan suatu penilaian yang diberikan oleh pihak bank kepada pemegang kartu kredit berdasarkan rekam jejak dari penggunaan kartu kredit. Baik itu histori pembayaran, histori keterlambatan dan penggunaan kartu kredit yang lainnya.

Kolektibilitas kartu kredit Menurut Bank Indonesia dibahas secara detail dan Lengkap di Penilaian berdasarkan PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 7/2/PBI/2005 TENTANG PENILAIAN KUALITAS AKTIVA BANK UMUM PASAL 12 AYAT 3.

Berikut ini adalah tingkatan Kolektibilitas kartu kredit menurut Bank Indonesia

Lancar (Collect 1)

Untuk bagian awal ini kelihatannya sudah sangat jelas. Lancar berarti tidak ada keterlambatan pembayaran sama sekali sebelum tanggal jatuh tempo. Yang Menjadi suatu pertanyaan adalah apakah kartu kredit yang mengalami keadaan overlimit dikemudian hari akan mempengaruhi kolektibilitas kartu kredit?
Kalau dalam petunjuk dari bank Indonesia, Kartu krdeit yang mengalami kondisi overlimit pada suatu waktu tetap dapat dikategorikan lancar apabila dilakukan pembayaran angsuran kredit tersebut sebelum jatuh tempo dan kondisi kartu kredit kembali normal setelah pembayaran. Contohnya kartu kredit overlimit pada tanggal 3 April, jatuh tempo tagihan kredit adalah pada tanggal 5 April, kemudian anda langsung melakukan pembayaran tagihan dengan nominal minimum atau diatas minimum atau pembayaran penuh yang akan mengakibatkan kartu tersebut kembali menjadi (tidak overlimit) normal kembali maka status kartu bisa dibilang tetap lancar.

Tetapi ada juga pihak bank yang mencatatkan kondisi kartu yang overlimit dalam beberapa kali masa percetakan tagihan, Status Kolektibilitas kartu langsung berubah menjadi Dalam perhatian khusus dan akan berubah secara otomatis setelah kartu kredit tersebut tidak overlimit lagi. Kondisi seperti ini tidak perlu dikawatirkan.

KOLEKTIBILITAS KARTU KREDIT YANG LANCAR BIASANYA DITANDAI DENGAN ANGKA 1

Dalam Perhatian Khusus (Collect 2)

Kolektibilitas kartu kredit dalam perhatian khusus merupakan penilaian terhadap kartu kredit yang telat bayar angsuran tagihan mulai dari satu hari setelah tanggal jatuh tempo sampai dengan 89 hari setelah tanggal jatuh tempo.

Contohnya Tanggal jatuh tempo adalah tanggal 29 April dan anda baru melakukan pembayaran angsuran tersebut pada tanggal 1 Mei, Maka di tanggal 1 Mei status kolektibilitas kartu kredit anda berubah menjadi dalam perhatian khusus. Hal ini memang tidak tertulis dalam lembar tagihan karena sebelum tanggal cetak berikutnya anda sudah melakukan pembayaran angsuran dan status kolektibilitas sempat update sehingga status kolektibilitas pada tagihan anda terbaca lancar karena sudah terupdate.

Pengaruhnya Status Kolektibilitas dalam perhatian khusus

  • Beberapa Kartu kredit tidak akan bisa digunakan dan baru dapat digunakan kembali setelah anda melakukan pembayaran angsuran. Biasanya kartu akan otomatis dapat digunakan kembali setelah pembayaran, namun adakalanya kartu belum dapat digunakan jika sudah menunggak sekitar 60 hari ke atas, bila hal ini sudah terjadi segera hubungi pihak bank untuk aktivasi kartu kembali.
  • Kolektibilitas kartu kredit akan secara otomatis kembali menjadi lancar setelah pembayaran pada tanggal update berikutnya biasanya per tanggal 12 setiap bulan.
  • Kolektibilitas Dalam perhatian khusus sebenarnya masih dikatakan cukup ringan dan masih mudah untuk dapat dikembalikan ke status LANCAR. Segeralah lakukan pembayaran paling tidak mimimum pembayaran terlebih dahulu.
  • Usahakan jangan sampai telat dari 90 hari atau tidak bayar 3 kali cetak tagihan secara berturut-turut. Kalau sudah 2 bulan tagihan berturut-turut usahakan segera langsung dibayar jangan sampai ditunda-tunda.

KOLEKTIBILITAS KARTU KREDIT STATSUS DALAM PERHATIAN KHUSUS BIASANYA DITANDAI DENGAN ANGKA 2

Kurang Lancar (Collect 3)

Kolektibilitas kartu kredit dengan status kurang lancar merupakan penilaian untuk kartu kredit yang sedang mengalami keterlambatan pembayaran selama 90 s/d 119 Hari. Yang artinya jika anda sudah memegang 3 lembar tagihan (3bulan) yang belum dibayarkan maka kemungkinan besar anda masuk dalam kategori kolektibilitas kartu kredit status kurang lancar.

Pengaruh Kolektibilitas Kartu kredit status Kurang lanca :

  • Bila sudah sampai pada tahapan level ini maka kartu kredit akan diblokir permanen oleh pihak bank dan cara untuk aktivasi kembali dengan cara menghubungi pihak bank anda setelah melakukan pembayaran . Aktivasi kembali jarang disetujui bank walaupun anda sudah melakukan pembayaran tagihan, apabila history keterlambatan pembayaran adalah karena masalah kemampuan finansial. Tetapi misalkan jika yang mengakibatkan kartu terblokir adalah karena tagihan iuran kartu atau tagihan kecil yang terabaikan maka kemungkinan besar pengajuan aktivasi kartu kembali akan disetujui.
  • Bila anda mengalami kendala atau masalah dalam melakukan pembayaran tagihan, cobalah pertimbangkan untuk meminta rescheduling tagihan.
  • Status kolektibilitas kartu kredit anda akan kembali lancar seperti sediakala setelah anda melakukan pembayaran tagihan dan bank akan melakukan update ke Bank Indonesia , itupun bila anda segera melakukan pembayaran tagihan selama tiga kali berturut-turut tepat waktu dengan besar pembayaran tagihan sesuai dengan perjanjian oleh pihak bank.

KOLEKTIBILITAS KARTU KREDIT STATUS KURANG LANCAR BIASANYA DITANDAI DENGAN ANGKA 3

Diragukan (Collect 4)

Kolektibilitas Kartu Kredit Status Diragukan merupakan penilaian terhadap kartu kredit yang mengalami keterlambatan pembayaran 120 s/d 179 hari setelah tanggal cetak. Ini berarti sudah ada empat lembar (4bulan) tagihan yang sudah anda abaikan.

Pengaruh Kolektibilitas Kartu kredit Diragukan
Jika status kolektibilitas anda mencapai status ini maka akibatnya anda akan mengalami suatu kesulitan untuk mendapat kepercayaan lagi dari bank, kecuali anda mempunyai strategi jitu untuk mengakali data BI checking dan itu sepertinya sulita dan mustahil. Tapi tidak apa-apa, jika keadaan yang demikian ini hanya dipengaruhi karena transaksi atau tagihan iuran yang masih dalam permasalahan seperti transaksi yang sedang disanggah, status kolektibilitas anda kemungkinan besar akan kembali seperti semula setelah anda mengajak pihak bank untuk berdiskusi atau membuat laporan melalui call center,

Langkah apa yang sebaiknya dilakukan sama seperti kondisi kartu pada keadaan kurang lancar di atas :

  • Jika sudah sampai pada tahapan level ini maka kartu kredit akan diblokir permanen dan satu-satunya cara untuk aktivasi kembali dengan menghubungi bank anda setelah pembayaran . Aktivasi kembali jarang disetujui walaupun anda sudah melakukan pembayaran apabila history keterlambatan pembayaran adalah karena masalah kemampuan finansial. Tetapi misalkan bila yang mengakibatkan kartu terblokir adalah karena tagihan iuran kartu atau tagihan kecil yang terlupakan maka kemungkinan besar pengajuan aktivasi kartu kembali akan disetujui.
  • Bila anda mengalami kendala untuk melakukan pembayaran tagihan, coba pertimbangkan untuk meminta rescheduling tagihan. Baca cara rescheduling tagihan.
  • Kolektibilitas kartu kredit akan kembali lancar seperti semula setelah anda melakukan pembayaran tagihan dan bank anda segera melakukan update ke Bank Indonesia.
  • Untuk mengambil langkah rescheduling tagihan maka status kolektibilitas kartu kredit anda akan kembali lancar bila anda melakukan pembayaran selama tiga kali berturut-turut tepat waktu dengan besar pembayaran sesuai dengan perjanjian anda dengan pihak bank.

KOLEKTIBILITAS KARTU KREDIT STATUS DIRAGUKAN BIASANYA DITANDAI DENGAN ANGKA 4

Macet (Collect 5)

Kondisi kolektibilitas kartu kredit Status Macet ialah keterlambatan pembayarana tagihan diatas 180 hari sejak tanggal jatuh tempo.

  • Untuk keterangan pengaruh dan hal apa yang harus anda lakukan sama seperti apa yang saya tuliskan pada keterangan kondisi kolektibilitas kartu status diragukan.
  • Segerah hubungi bank anda untuk berdiskusi, biasanya anda akan diarahkan untuk menghubungi koleksion atau bagian penagihan untuk istilah halusnya. Usahakan untuk rescheduling tagihan dengan menghubungi pihak collection.
  • Kolektibilitas kartu kredit akan kembali lancar setelah anda melakukan pembayaran dan bank anda melakukan update ke Bank Indonesia.
  • Tetapi jika memutuskan mengambil langkah rescheduling pembayaran tagihan maka status kolektibilitas kartu kredit anda akan kembali menjadi status lancar itupun jika anda melakukan pembayaran tagihan selama tiga kali berturut-turut secara tepat waktu dengan besar pembayaran tagihan sesuai dengan perjanjian anda dengan pihak bank.

KOLEKTIBILITAS KARTU KREDIT MACET BIASANYA DITANDAI DENGAN ANGKA 5

Apa Pengaruhnya Kolektibilitas Kredit?

Sederhana sekali sih, kalau seseorang pernah jatuh ke kolektibilitas kredit macet jelas orang tersebut akan susah mendapatkan pinjaman/kredit selanjutnya di Lembaga Keuanagn. Ada aturan-aturan khusus yang harus disepakati secara global oleh setiap perusahaan lembaga keuangan :

  • Kalau status kredit lancar (kolektibilitas 1) pengajuan kredit akan diproses dan kemungkinan besar akan disetujui.
  • Kalau status kredit (DPK) dalam perhatian khusus (Kolektibilitas 2) – pengajuan kredit bisa diproses, namun bisa juga ditolak. Perusahaan lembaga keuangan pasti akan mencari tahu apa penyebabnya, beberapa alasan tertentu mungkin dapat dimaklumi.
  • Kalau status kredit tidak lancar, status diragukan dan macet (Kolektibilitas 3, 4, 5) – pengajuan kredit pada umumnya langsung di REJECT atau ditolak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Pembahasan Lengkap Tentang Kolektibilitas Kartu Kredit Menurut Bank Indonesia , Semoga bermanfaat.

2 thoughts on “Pembahasan Lengkap Tentang Kolektibilitas Kartu Kredit Menurut Bank Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *