Perbedaan Asuransi Syariah Dan Konvensional Lengkap

Perbedaan Asuransi Syariah Dan Konvensional Lengkap

Ada dua jenis asuransi di dunia saat ini yaitu asuransi konvensional dan asuransi syariah. Untuk mengetahui perbedaan antara asuransi syariah dan konvensional maka anda harus memahami dulu apa itu asuransi syariah dan konvensional, pengertian dan karakteristik. Adapun pengertian asuransi syariah yakni asuransi yang dijalankan secara prinsip syariah. Untuk prinsip syariah yaitu terdapat sikap saling tolong menolong, adanya sikap saling melindungi sesama peserta dengan adanya dana bersama yang dikelola oleh pihak perusahaan asuransi syariah atau syarekat.

Adapun yang menjadi dasarnya hukum adanya asuransi syariah adalah firman Allah SWT : Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah SWT. Dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah dilakukan untuk hari esok.” Salah satu upaya untuk memperbaiki masa sepan yang baik dengan mempersiapkan instrumen proteksi kerugian yang dikenal asuransi.

Asuransi Di Indonesia

Dalam asuransi syariah tidak ada seorangpun yang merugikan dan dirugikan. Semuanya mendapatkan untung. Iuran premi asuransi yang rutin dibayarkan perbulan tetap milik nasabah. Pihak perusahaan hanya bertugas mengelola dana bersama tersebut secara professional, transparan dan bisa disalurkan ke sektor usaha produktif yang halal. Sehingga dana nasabah yang dikelola dalam asuransi syariah bersifat tabungan, proteksi dan investasi.

Ada beberapa bagian dari asuransi syariah, yaitu :

1.Akad atau perjanjian tertulis atas kedua belah pihak antara nasabah dan pihak pengelola yang diterapkan secara syariah. Di dalam akad tersebut dicantumkan hak dan kewajiban masing masing pihak sehingga jika terjadi kesalahpahaman bisa mengacu pada perjanjian yang ditetapkan sebelumnya.

2.Perjanjian tolong menolong atau akad tabarru. Perjanjian yang ditulis berdasarkan niat untuk saling melindungi dan tolong menolong sesama peserta asuransi syariah. Premi yang disetorkan nasabah dimasukkan dalam dana tabarru yang kemudian diberikan untuk kepentingan nasabah yang sedang membutuhkannya.

3.Pihak perusahaan bukan pemilik dana bersama. Tapi ia wakil para pesera asuransi syariah yang ditugaskan untuk mengelola dana bersama sesuai amanat dan diberikan upah untuk pekerjaan tersebut. Jika dana bersama disalurkan untuk usaha produktif maka bagi hasil dibagikan secara merata pada semua nasabah asuransi syariah.

Perbedaan Asuransi Syariah Dan Konvensional Lengkap

Perbedaan Asuransi Syariah Dan Konvensional

Adapun yang menjadi perbedaan asuransi syariah dan konvensional lengkap terletak pada akad, tata cara dan penyaluran dana. Untuk asuransi syariah mempunyai kelebihan dari sektor transparansi yang dilakukan tentang penyaluran dana nasabah yang khusus disalurkan pada jenis usaha yang halal dan produktif. Berbeda dengan asuransi konvensional yang dana nasabah yang disalurkan milik perusahaan asuransi yang terkadang tak transparansi dan tak jelas serta kadang disalurkan pada jenis usaha yang mengandung judi, riba, unsur minuman keras, dll bertentangan dengan prinsip syariah.

Sementara itu, ada berbagai jenis asuransi syariah, antara lain :

  1. Asuransi Harta Benda Syariah. Sebuah asuransi yang ditanggungkan harta benda pada perusahaan asuransi. Jika barang tersebut hilang atau rusak diakibatkan bencana, petir, kebakaran, kejatuhan pesawat terbang dll maka pihak perusahaan asuransi syariah memberikan ganti rugi.
  2. Asuransi Properti Syariah
  3. Asuransi Rekayasa Syariah
  4. Asuransi Rangka Kapal Syariah yang memberikan jaminan jika kapal rusak atau hilang tatkala pelayaran di laut.
  5. Asuransi Uang Syariah. Yang memberikan jaminan ganti rugi uang jika anda kehilangan uang disebabkan karyawan yang anda percayai untuk mengelola uang kabur membawa uang.
  6. Asuransi Kecelakaan Diri Syariah. Asuransi yang memberikan ganti rugi biaya pengobatan jika anda terkena kecelakaan yang membuat anda cacat atau mati.
  7. Asuransi Kebongkaran Syariah yang memberikan jaminan ganti rugi jika rumah anda dibongkar oleh pencuri.

Salah satu hal yang menjadi perbedaan utama antara asuransi syariah dan konvensional terletak pada konsep riba atau takaful. Asuransi syariah tidak mengandung riba. Sebagaimana firman Allah SWT : Allah SWT menghalalkan jualbeli dan mengharamkan riba”. Selain tidak mengandung riba, perputaran uang berlangsung halal dalam akad yang jelas. Apabila klaim asuransi syariah tidak cair seluruhnya maka uang premi bulanan yang disetorkan menjadi amal jariyah.

 

Itulah perbedaan asuransi syariah dan konvensional lengkap terbaru. Setelah mengetahui banyak keuntungan asuransi syariah maka sangat bagus bagi anda untuk memilih asuransi syariah ketimbang asuransi konvensional. Berikut ini daftar asuransi syariah terbaik di Indonesia dan menguntungkan yang bisa anda pilih, antara lain : asuransi takaful, Asuransi Allianz Syariah disingkat Allisya, Asuransi Prudential Syariah disingkat PRUSyariah, Asuransi Syariah Manulife, Asuransi Syariah AIA, Asuransi Syariah Sinar Mas, Asuransi Bumiputera Syariah, Asuransi Syariah Panin, Asuransi Syariah Central Jaya dan Asuransi Syariah BNI Life.

Pengertian Dan Sejarah Asuransi Di Indonesia Lengkap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *