Perusahaan Jasa Keuangan Harus Mendaftar SLIK : OJK

Otoritas Jasa Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan bahwa semua perusahaan jasa keuangan diminta untuk mendaftar di dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) pada tahun 2022.

Bank pembangunan regional dan perusahaan multifinance harus mendaftar ke sistem pada akhir 2018, sementara perusahaan modal ventura dan jasa keuangan lainnya harus mendaftar pada akhir 2022, kata badan tersebut.

Sistem Layanan Informasi Keuangan [SLIK]

Menurut OJK, 28 perusahaan jasa keuangan telah mengajukan permintaan untuk menjadi anggota SLIK menjelang batas akhir nanti. Pemberi pinjaman peer-to-peer (P2P), lembaga keuangan mikro dan serikat kredit dibebaskan dari persyaratan wajib.

Dalam sebuah konferensi pers di Jakarta akhir pekan lalu, wakil komisaris OJK untuk pengawasan perbankan II Boedi Armanto mengatakan bahwa kebijakan saat ini hanya merupakan laporan sukarela.

“Jika mereka ingin diintegrasikan ke dalam SLIK, mereka dipersilakan dengan segala cara. Namun, bukan tidak mungkin kita meminta mereka untuk mendaftar jika jumlahnya bertambah, “kata Boedi pada hari Jumat.

SLIK, yang sepenuhnya dilaksanakan pada 1 Januari, merupakan kelanjutan dari sistem informasi debitur Bank Indonesia (SID). Sistem yang baru dan lebih baik menggunakan identitas kewarganegaraan (NIK) dan wajib pajak (NPWP) untuk integrasi data yang lebih baik.

One thought on “Perusahaan Jasa Keuangan Harus Mendaftar SLIK : OJK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *