Review Hasil SLIK Collect 2

Review Hasil SLIK Collect 2

Kemarin kita sudah bahas mengenai Review hasil SLIK Collect 1 , hari ini akan kita bahas yang kolektibilitas 2 yang artinya Dalam perhatian khusus. Beberapa pihak lembaga keuangan khususnya bank sangat mewaspadai status kredit yang masuk kategori dalam perhatian khusus atau masuk ke kolektibilitas 2. Status Kredit yang sudah masuk dalam kolektabilitas 2 ini maksudnya adalah debitur yang belum membayar angsuran kredit sampai dengan 90 hari kalender setelah jatuh tempo.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat ditahun lalu, jika pihak bank tidak waspada maka beberapa debitur yang masuk dalam perhatian khusus (DPK) ini bisa saja masuk menjadi non performing loan (NPL). Apalagi aturan relaksasi restrukturisasi kredit menjadi hanya satu pilar yang mulai berlaku pada Agustus 2015 lalu dan sudah selesai pada Agustus 2017 lalu

Pihak bank sendiri saat ini sudah mempunyai beberapa opsi untuk mengatasi kredit yang masuk dalam kategori DPK ini. Pertama, melakukan monitoring debitur dari masing masing sektor industri. Kedua yaitu dengan melakukan restrukturisasi kredit jika syarat dan kondisi sudah terpenuhi.

Dari pihak OJK sendiri sudah mencatat ada tiga sektor yang sangat berkontribusi penuh dalam kredit kolektibilitas 2 dan NPL ini. Pertama adalah dari segi transportasi domestik, kedua aspek batubara dan ketiga adalah dari minyak dan gas.

“Masalah yang paling utama yang dihadapi oleh para debitur yang masuk kolektibilitas 2 ini adalah telat bayar,” untuk kredit yang masuk kolektibilitas 2 ini rata rata ada di sektor perdagangan.

Berikut ada beberapa contoh kondisi untuk Kolektibilitas 2 (DPK) yang perlu diketahui :

Collect 2 aktif

SLIK_Collect 2_Kartu kredit aktif

Review :
Bisa kita lihat gambar diatas bahwa pinjaman kredit multiguna di BRI Cabang BRI KAS KPO mempunyai
– Baki debet (sisa pokok pinjaman) sebesar Rp 5.266.995
– Jangka waktunya berakhir pada tgl 31 Oktober 2019 (Tanggal jatuh tempo)
– kualitas pinjaman kredit disini menunjukkan angka 2 (Kolektibilitas 2) yang artinya Dalam Perhatian Khusus
– Untuk jumlah hari tunggakan disini dengan angka 4 (empat) yang artinya ada 4 hari keterlambatan dalam membayar angsuran kredit dibulan maret 2018.
– Terdapat Tunggakan pokok sebesar Rp 1.027.686 yang wajib diselesaikan dibulan berjalan
– Kondisi fasilitas dalam keadaan Fasilitas aktif.

Kesimpulannya :
– Bahwa pinjaman kredit multiguna di BRI Cabang BRI KAS KPO dengan status Kolektibilitas 2 (Dalam perhatian khusus)
– Jika ada pengajuan kredit atas nama debitur pihak bank pasti akan Reject karena masalah kolektibilitas 2 tersebut
– Pihak bank akan menyetujui jika tunggakan pokok sudah dibayarkan dibulan berjalan

Collect 2 aktif diblokir sementara

SLIK_Collect 2_Kartu kredit_Diblokir Sementara

Review :
Bisa kita lihat gambar diatas bahwa pinjaman kartu kredit di MNC Internasional Cabang MNC KPO Jakarta mempunyai
– Baki debet (sisa pokok pinjaman) sebesar Rp 15.457.675
– Jangka waktunya berakhir pada tgl 01 Juli 2020 (Tanggal jatuh tempo)
– kualitas pinjaman kredit disini menunjukkan angka 2 (Kolektibilitas 2) yang artinya Dalam Perhatian Khusus
– Untuk jumlah hari tunggakan disini dengan angka 29 (duapuluh sembilan) yang artinya ada 29 hari keterlambatan dalam membayar angsuran kredit dibulan april 2018.
– Terdapat Tunggakan pokok sebesar Rp 15.457.675 yang wajib diselesaikan dibulan berjalan
– Terdapat Tunggakan bunga sebesar Rp 359.922 yang harus diselesaikan
– Terdapat denda sebesar Rp 150.000 yang harus diselesaikan
– Kondisi fasilitas dalam keadaan diblokir sementara pada tanggal 02 April 2018

note : Blokir sementara ini karena permintaan dari pihak nasabah adalah jenis blokir kartu kredit yang pada umumnya diminta oleh pihak nasabah untuk menghindari dari penyalahgunaan kartu kredit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Permintaan khusus ini bisa disebabkan karena kartu kredit tercecer, hilang, dicuri ataupun pihak dari nasabah lupa apakah kartu tertinggal di rumah atau memang hilang saat mencari di dalam tasnya ketika sedang dalam perjalanan ke suatu tempat.

Kesimpulannya :
– Bahwa pinjaman kartu kredit di MNC Internasional Cabang MNC KPO Jakarta dengan status Kolektibilitas 2 (Dalam perhatian khusus)
– Jika ada pengajuan kredit atas nama debitur pihak bank pasti akan Reject karena masalah kolektibilitas 2 tersebut
– Pihak bank akan menyetujui jika tunggakan pokok, tunggakan bunga dan denda sudah dibayarkan dibulan berjalan, dengan catatan khusus (Deviasi) dari pihak bank

Collect 2 aktif ada tunggakan pokok

SLIK_Collect 2_Multiguna_aktif_ada Tunggakan Pokok

Review :
Bisa kita lihat gambar diatas bahwa pinjaman kredit multiguna di BRI Cabang BRI KAS KPO mempunyai
– Baki debet (sisa pokok pinjaman) sebesar Rp 3.202.719
– Jangka waktunya berakhir pada tgl 31 Oktober 2019 (Tanggal jatuh tempo)
– kualitas pinjaman kredit disini menunjukkan angka 2 (Kolektibilitas 2) yang artinya Dalam Perhatian Khusus
– Untuk jumlah hari tunggakan disini dengan angka 4 (empat) yang artinya ada 4 hari keterlambatan dalam membayar angsuran kredit dibulan maret 2018.
– Terdapat Tunggakan pokok sebesar Rp 625.105 yang wajib diselesaikan dibulan berjalan
– Kondisi fasilitas dalam keadaan Fasilitas aktif.

Kesimpulannya :
– Bahwa pinjaman kredit multiguna di BRI Cabang BRI KAS KPO dengan status Kolektibilitas 2 (Dalam perhatian khusus)
– Jika ada pengajuan kredit atas nama debitur pihak bank pasti akan Reject karena masalah kolektibilitas 2 tersebut
– Pihak bank akan menyetujui jika tunggakan pokok sudah dibayarkan dibulan berjalan

Collect 2 aktif ada tunggakan pokok, tunggakan bunga dan denda

SLIK_Collect 2_Multiguna_aktif_ada Tunggakan Pokok_Tunggakan Bunga_Denda

Review :
Bisa kita lihat gambar diatas bahwa pinjaman kredit multiguna di QNB Indonesia Cabang QNB Indonesia KPO mempunyai
– Baki debet (sisa pokok pinjaman) sebesar Rp 89.031.512
– Jangka waktunya berakhir pada tgl 05 September 2022 (Tanggal jatuh tempo)
– kualitas pinjaman kredit disini menunjukkan angka 2 (Kolektibilitas 2) yang artinya Dalam Perhatian Khusus
– Untuk jumlah hari tunggakan disini dengan angka 25 (duapuluh lima) yang artinya ada 25 hari keterlambatan dalam membayar angsuran kredit dibulan maret 2018.
– Rekam jejak untuk kolektibiliats 2 terlihat dari bulan oktober s.d Januari 2018 dan kemudian lanjut di bulan april 2018 , total ada 5 bulan collect 2 yang terekam historical pinjaman kreditnya
– Terdapat Tunggakan pokok sebesar Rp 771.008 yang wajib diselesaikan dibulan berjalan
– Terdapat Tunggakan bunga sebesar Rp 854.182 yang harus diselesaikan
– Terdapat denda sebesar Rp 1.273.998 yang harus diselesaikan
– Kondisi fasilitas dalam keadaan Fasilitas aktif.

Kesimpulannya :
– Bahwa pinjaman kredit multiguna di QNB Indonesia Cabang QNB Indonesia KPO dengan status Kolektibilitas 2 (Dalam perhatian khusus)
– Jika ada pengajuan kredit atas nama debitur pihak bank pasti akan Reject karena masalah kolektibilitas 2 tersebut
– Pihak bank akan menyetujui jika tunggakan pokok, tunggakan bunga dan denda sudah dibayarkan dibulan berjalan
– Untuk tunggakan bunga dan denda jika dinilai terlalu (besar) atau memberatkan dalam penyelesaiaan pembayaran tunggakan angsuran, maka pihak debitur bisa melakukan negoisasi dalam hal tersebut
– Sebaiknya untuk pengajuan kredit di lembaga keuangan (Bank) dilakukan tahun depan untuk menghindari rekam jejak kolektibilitas 2 tersebut , itupun harus diselesaikan semua tunggakan dibulan berjalan.

Demikian untuk Review Hasil SLIK Collect 2 ini , jika anda termasuk dalam kategori (Kolektibilitas 2) ini maka sangat disarankan bagi anda untuk menyelesaikan tunggakan (pokok dan bunga) beserta denda jika ada supaya dikemudian hari tidak akan menambah beban yang semakin besar, dikarenakan bunga bank jika tidak dibayarkan akan semakin membengkak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *