Pembagian Jenis-Jenis Produk Asuransi

Pembagian Jenis-Jenis Produk Asuransi

Salah satu hal yang menjadi alasan bagi seseorang untuk menjadi peserta asuransi adalah untuk memberikan perlindungan atas resiko kerugian yang bisa terjadi di masa mendatang. Semua manusia tentu tak ingin dirinya menderita kerugian. Apalagi dalam jumlah besar. Mereka berusaha meminimalisir kerugian tersebut dengan berbagai cara. Salah satu yang paling umum dilakukan orang dengan cara mengikuti asuransi. Seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, asuransi  kecelakaan dan jenis asuransi lain sebagainya.

Begitupula sebuah perusahaan tidak ingin mengalami kerugian. Karena yang namanya perusahaan didirikan untuk mendapatkan keuntungan atau laba sebesar mungkin. Mereka berusaha menghindari terjadinya kerugian sekecil mungkin dan berusaha meningkatkan keuntungan yang optimal dari hari ke hari. Salah satu upaya yang bisa dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuan tersebut dengan cara mengikuti polis asuransi.

Asuransi

Hidup ini tidak ada yang pasti. Sebab kita tidak mengetahui apa yang akan kita dan perusahaan alami pada masa esok dan mendatang. Apakah keuntungan atau kerugian. Kalau keuntungan tentu tidak menjadi masalah. Namun ketika kerugian yang akan anda alami maka di sinilah peran penting dan fungsi asuransi sebagai instrumen yang paling bermanfaat untuk melindungi setiap perusahaan dan individu manusia dari kerugian atas sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi.

Hal ini sesuai dengan pengertian asuransi adalah sebagai sebuah kontrak kesepakatan bersama antara pihak tertanggung dan pihak penanggung tentang pemindahan resiko. Pihak tertanggung atau nasabah dikenakan keharusan memberikan premi iuran untuk mendapatkan fasilitas perlindungan. Sebaliknya, pihak penanggung atau perusahaan asuransi wajib memberikan tanggungan asuransi jika sesuatu hal terjadi pada nasabah.     

Asuransi berbeda sekali dengan instrumen reksadana. Reksadana disebut juga instrumen investasi yang mampu memberikan pemasukan berkat keuntungan atau dividen secara berkala. Sebaliknya, asuransi tidak memberikan keuntungan atau laba secara teratur berupa pemasukan. Justeru asuransi hanya bertujuan untuk menanggulangi resiko pada waktu masa depan.

Untuk mengetahuinya secara lengkap, berikut ini keuntungan dan manfaat asuransi bagi para peserta, antara lain :

1.Memberikan perlindungan dan ganti rugi kepada nasabah jika sesuatu hal kerugian terjadi di masa mendatang. Disini peran asuransi sebagai proteksi diri.

2.Sarana tabungan. Uang premi yang disetorkan nasabah kepada pihak perusahaan asuransi syariah maka dana nasabah tersebut dikelola oleh pihak perusahaan asuransi dan ditempatkan dalam sektor instrumen investasi. Ketika nasabah tidak mengklaim polis asuransi maka premi bulanan yang disetorkan akan dikembalikan kembali pada nasabah dalam jumlah lebih besar. Inilah yang disebut asuransi sebagai investasi. Yang biasanya berlaku pada jenis asuransi jiwa.

3.Asuransi dapat dijadikan sebagai jaminan kredit bank. Yang disebut fungsi asuransi sebagai penjamin.

Pembagian Jenis-Jenis Produk Asuransi

Sama seperti jenis investasi yang beraneka macam ragam dan bervariasi, begitupula produk asuransi sangat beragam. Pada dasarnya ada 4 jenis asuransi yang umum digunakan orang, antara lain :

1.Asuransi jiwa

Asuransi jiwa

Inilah produk asuransi yang memberikan perlindungan finansial sekaligus keuntungan keuangan jika seorang nasabah mengalami kematian. Uang pertanggungan asuransi jiwa akan diberikan kepada ahli waris yang jumlahnya sesuai kesepakatan sebelumnya. Berdasarkan pengamatan dan pengalaman penulis, uang pertanggungan asuransi jiwa sangat besar yang mampu membiayai pemakaman seseorang dan membiayai kebutuhan hidup sehari-hari ahli waris hingga kondisi keuangan keluarga membaik.

2.Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan

Jenis asuransi ini memberikan perlindungan finansial jika seseorang menderita kerugian sakit atau kecelakaan. Asuransi kesehatan memberikan keringanan terhadap biaya berobat yang semakin mahal setiap tahunnya. Anda bisa mengikuti asuransi kesehatan. Seperti asuransi kesehatan untuk karyawan melalui BPJS atau asuransi kesehatan swasta komersial.

3.Asuransi disabilitas

Asuransi disabilitas

Produk asuransi ini mungkin terdengar asing. Hal ini jarang sekali orang menggunakan asuransi disabilitas. Padahal manfaatnya sangat besar yakni menanggung resiko kerugian apalagi seorang karyawan yang sehat tiba-tiba mendadak jadi difabel sebab suatu hal tertentu. Misalkan cacat anggota badan disebabkan kecelakaan kerja. Sehingga biaya pengobatan dan perawatan ditanggung langsung oleh pihak perusahaan asuransi.

4.Asuransi kendaraan

Asuransi kendaraan

Suatu jenis asuransi yang berkenaan dengan pemberian jaminan perlindungan bagi kendaraan bermotor yang anda miliki. Misalnya mobil atau sepeda motor yang telah anda asuransikan hilang atau rusak maka anda bisa mengajukan biaya pertanggungan asuransi untuk mengganti biaya kerusakan atau kehilangan kendaraan bermotor yang sobat alami.

Baca Juga : Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Pembagian jenis-jenis produk asuransi di atas untuk memudahkan anda dalam memilih produk asuransi yang anda butuhkan. Asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan asuransi disabilitas serta asuransi kendaraan bermotor sangat direkomendasikan oleh para pakar keuangan untuk dimiliki setiap orang.

Pengertian Dan Sejarah Asuransi Di Indonesia Lengkap

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *